PENGAJUAN KERJASAMA INHOUSE TRAINING

 PROPOSAL PENAWARAN INHOUSE TRAINING – TRAINING OF TRAINER SERTIFIKASI BNSP

 LATAR BELAKANG

Pemberlakuan pasar bebas Asia Tenggara atau yang disebut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  akan   menjadikan   persaingan   bursa   tenaga   kerja    semakin meningkat. Hal  ini akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang   selama ini berada pada  sektor keahlian khusus untuk berperan didalamnya. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan para pekerja dalam   menghadapi MEA,   satu    diantaranya   memiliki sertifikasi profesi.

Era globalisasi  juga  ditandai dengan arus keluar masuknya tenaga kerja trampil   dan arus investasi ke dalam dan keluar negara ASEAN. Dengan demikian maka tenaga kerja Indonesia diharapkan mampu memenangkan persaingan. Oleh sebab itu diperlukan upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia umumnya dan para professional khususnya.

Kompetensi tenaga kerja dapat dikembangkan dan ditingkatkan melalui suatu pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kompetensinya. Kompetensi tersebut memerlukan pengakuan agar dapat menjadi acuan bagi rekruitmen, renumerasi, promosi dan kegiatan lain yang berhubungan dengan pencapaian visi, misi dan tujuan perusahaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, untuk profesi instruktur harus memiliki dua kompetensi, yaitu kompetensi teknis dan kompetensi metodologi pelatihan. Kompetensi teknis adalah menyangkut pada spesialisasi atau keahlian yang akan ditransformasikan kepada trainee. Sedangkan kompetensi metodologi berkaitan dengan kompetensi instruktur dalam melakukan delivery pelatihan. Kedua kompetensi tersebut secara komprehensif harus diterapkan saat melakukan pelatihan, sehingga materi yang disampaikan akan mudah diserap dan diaplikasikan oleh peserta pelatihan.

ACUAN NORMATIF

  1. Undang-undang RI  Nomor 13 tahun 2003 Tentang
  2. Peraturan Pemerintah nomor 23 tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi
  3. Peraturan Pemerintah  31 Tahun 2006 tentang  Sistem Pelatihan Kerja Nasional.
  4. Peraturan Presiden No.8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia /Indonesian Qualification Framework.
  5. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 223 tahun 2016 Tentang Penetapan Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pelatihan Subbidang Metodologi Pelatihan.

 TUJUAN PELATIHAN DAN SERTIFIKASI INSTRUKTUR

 Pelatihan dan sertifikasi instruktur bertujuan :

  1. Dilatih untuk menjadi seorang instruktur yang kompeten melalui pelatihan.
  2. Dapat membuat perencanaan pelatihan sebelum memulai pelatihan. Meliputi membuat rencana pembelajaran, merancang durasi pelatihan, membuat silabus berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), dan membuat lesson plan, yang akan menjadi bekal yang penting sebagai seorang instruktur.
  3. Memahami pentingnya K3 dalam pelatihan
  4. Menjadi instruktur yang handal berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) dan menguasai metodologi pelatihan serta diakui oleh Negara Indonesia.
  5. Memahami berbagai tipe cara belajar, gaya mengajar dan memahami dimensi-dimensi efektivitas sebagai trainer serta dapat menerapkan pada berbagai situasi.
  6. Peserta pelatihan mampu mengenali kunci sukses seorang trainer dan menerima feedback & evaluasi serta mampu mengembangkan diri menjadi seorang trainer yang kompeten dan handal.
  7. Menguasai communication skills dan presentation skills.
  8. Melatih mental untuk menjadi trainer yang kompeten/professional

 BENEFIT

  1. Peserta pelatihan yang mengikuti secara penuh akan mendapatkan 2 (dua) sertifikat :
  2. Sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang berlaku di pasar asean atau Negara yang tergabung dalam MRA (Mutual Recognition Arrangement). (jika lulus uji kompetensi) Contoh Sertifikat kompetensi BNSP terlampir.
  3. Sertifikat pelatihan Training of Trainer dari Penyelenggara
  4. Fasilitas yang didapatkan untuk investasi Pelatihan dan Sertifikasi ini:
  5. Materi pelatihan
  6. Block Note
  7. Goodybag / Souvenir

PERSYARATAN PESERTA

Persyaratan dasar pemohon sertifikasi adalah:

  • Mahasiswa Program S1 jurusan ilmu pendidikan semester 3 atau
  • Tenaga kerja yang memiliki Pendidikan minimal S1 segala jurusan memiliki sertifikat pelatihan jenjang kualifikasi 3 bidang metodologi pelatihan atau
  • Tenaga kerja yang memiliki Pendidikan minimal DIII segala jurusan dan memiliki sertifikat pelatihan jenjang kualifikasi 3 bidang pelatihan subbidang metodologi pelatihan dan pengalaman kerja dalam bidang instruktur yang telah mempunyai masa kerja minimal 1 tahun atau
  • Tenaga kerja dengan pendidikan minimal SMA dan memiliki sertifikat pelatihan jenjang kualifikasi 3 bidang pelatihan subbidang metodologi pelatihan dan pengalaman kerja dalam bidang instruktur yang telah mempunyai masa kerja minimal 2 tahun

MATERI PELATIHAN

  • Jenis Kemasan : KKNI
  • Nama Kemasan : KKNI Level 3 Bidang Pelatihan Subbidang Metodologi Pelatihan

 

Rincian Unit Kompetensi atau Uraian Tugas

 

NO KODE UNIT JUDUL UNIT
1 KKK.00.02.012.01 Menerapkan Prinsip Kesehatan Kerja untuk Mengendalikan Resiko K3
2 N.821100.028.02 Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi
3 PAR.JK02.009.01 Melakukan Presentasi
4 P.854900.016.01 Merencanakan Peyajian Materi Pelatihan
5 P.854900.017.01 Melaksanakan Pelatihan Tatap Muka
6 PRP.LP01.001.01 Mengoperasikan Komputer Tingkat Dasar
7 P.854900.031.01 Mengelola Bahan Pelatihan
8 P.854900.033.01 Mengelola Peralatan Pelatihan

ORGANISASI PELAKSANA

  1. Pelatihan dan sertifikasi ini dilaksanakan oleh :
  2. Sinda Hasian bekerjasama dengan Training Provider yang telah berpengalaman sebagai pelaksana pelatihan.
  3. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Berlisensi dari BNSP
  4. Instruktur: Instruktur yang berpengalaman dalam bidang pelatihan berbasis kompetensi.

 

DURASI PELATIHAN DAN SERTIFIKASI & RUANG LINGKUP

Durasi pelatihan dan sertifikasi

Durasi skema: KKNI Level 3 Bidang Pelatihan Subbidang Metodologi Pelatihan 3 (tiga ) hari

 

No. Kegiatan Pelaksana Durasi
1 Pelatihan TOT Instruktur yang Berpengalaman 15 jam
2 Pra Asesmen LSP Berlisensi dari BNSP 1  jam
2 Asesmen LSP Berlisensi dari BNSP 8 jam
Total 24 Jam (3 hari)

 

Adapun pelatihan akan dilaksanakan (2 hari) , dilanjutkan  pra asesmen setelah pelatihan dan dilanjutkan dengan uji sertifikasi (1 hari) Total: 3 (tiga) hari

RUANG LINGKUP

Ruang lingkup pelatihan dan sertifikasi adalah pada ruang lingkup metodologi pelatihan berbasis kompetensi mengacu pada SKKNI Bidang Pelatihan.

PENAWARAN TRAINING

InHouse Training

 

No.

Skema:

KKNI Level 3 Bidang Pelatihan Subbidang Metodologi Pelatihan

 

Investasi Paket *)

 

Kuota Peserta/ kelas

1. Pelatihan dan Uji sertifikasi BNSP Rp.4.000.000/peserta 6 – 10 Peserta/kelas
2. Pelatihan dan Uji sertifikasi BNSP Rp.3.750.000/peserta 11 – 20 Peserta/kelas
3. Pelatihan dan Uji sertifikasi BNSP Rp.3.500.000/peserta 21 – 25 Peserta/kelas

*Harga tersebut belum termasuk pajak

Note :

  • Seluruh Sarana kelas dan TUK (Tempat Uji Kompetensi) & Konsumsi disiapkan oleh user
  • Utk luar kota Akomodasi (penginapan & konsumsi) dan transportasi untuk pengajar dan asesor disiapkan oleh user

 

Untuk Permohonan Proposal InHouse Training Lebih Lengkap

Dapat Menghubungi: 

0813-6999-6065 (WhatsApp)