LSP P1 (Lembaga Sertifikasi Profesi) Pihak Pertama.

Mau mendirikan LSP P1 tapi masih bingung mulai darimana dan belum tahu prosedur dan syarat pendirian LSP? Pastikan Anda membaca Artikel ini sampai selesai!

Dikarenakan masih banyaknya orang yang masih belum memahami Prosedur Pendirian LSP dan Persyaratan-persyaratan apa saja yang wajib dipenuhi untuk mendirikan LSP, maka SINDA mencoba membahasnya dalam artikel ini.

Baca Juga: Info Jadwal dan Biaya Pelatihan Training HR dan Training of Trainer Tahun 2019

PENGERTIAN LSP P1 (LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PIHAK PERTAMA)

LSP P1 adalah Suatu Lembaga Sertifikasi Profesi berlisensi dari BNSP yang didirikan oleh Lembaga Pelatihan/Institusi Pendidikan/Organisasi/Yayasan/Industri yang melaksanakan kegiatan Sertifikasi profesi berbasis kompetensi yang dikhususkan bagi lulusannya dan atau Khusus karyawannya sesuai dengan bidang studi yang didaftarakan dan atau Jabatan yang didaftarkan ke BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Proses Akreditasi dan Lisensi yang diperoleh oleh Lembaga Sertifikasi Profesi wajib melalui beberapa tahapan proses dalam pengajuan perizinan pendiriannya. Setelah memenuhi Persyaratan untuk melakukan kegiatan Sertifikasi, barulah BNSP akan mengeluarkan Izin/Lisensi sesuai dengan Skema Sertifikasi yang diajukan.

FUNGSI, TUGAS & WEWENANG LSP

Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, LSP P1 merupakan perwakilan dari BNSP untuk menyelenggarakan Proses Kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi, yaitu diantaranya:

  1. Membuat Materi Uji Kompetensi sesuai Skema
  2. Memastikan ketersediaan Tenaga Penguji (Assessor Kompetensi)
  3. Melakukan proses asesmen dan penilaian
  4. Menyusun Skema Kualifikasi yang mengacu pada KKNI
  5. Tetap meningkatkan dan menjaga kinerja kualitas Asesor dan TUK
  6. Mengembangkan Skema Sertifikasi
  7. Memelihara serta mengembangkan standard kompetensi

Dalam mengemban Fungsinya, LSP bertugas:

  1. Melakukan Proses indentifikasi kebutuhan kompetensi industri
  2. Terus melakukan pengembangan standard mutu kompetensi
  3. Melakukan pengkajian ulang standard kompetensi

Dalam Menjalankan Fungsinya, Wewenang LSP adalah:

  1. Membuat biaya / harga masing-masing kompetensi
  2. Mengajukan penerbitan sertifikasi kompetensi
  3. Mencabut/membatalkan sertifikat kompetensi yang telah diberikan sebelumnya
  4. Penetapan dan verifikasi TUK
  5. Memberikan sanksi kepada Asesor maupun TUK jika terbukti melakukan pelanggaran atas aturan kode etik yang berlaku.
  6. Mengajukan usulan standard kompetensi baru.

PEMBENTUKAN LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI (LSP P1)

Dalam proses pendirian LSP, pembentukannya memerlukan susunan kepanitiaan yang terdiri dari Ketua bersama Sekertaris dan dibantu oleh beberapa anggota.  Keanggotaan panitia mencakup unsur industri, instansi terkait dan juga pakar terkait.

Tugas dari Panitia Kerja Pendirian dan Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi yaitu menyiapkan dan melengkapi Badan Hukum, menyusun organisasi maupun personel, serta mencari dukungan instansi terkait. Surat permohonan untuk pengajuan lisensi ditujukan ke BNSP.

Apakah Anda ingin mendirikan LSP dan membutuhkan Bimbingan Teknis serta Pendampingan Pendirian LSP lebih lanjut? Silahkan Ajukan Permohonan Bimbingan Pendirian LSP dan atau Pendampingan Pendirian LSP melalui SINDA Organizer. Hubungi: 0812-1352-2579 (WA).

Atau silahkan Klik Gambar dibawah ini untuk baca lebih lengkapnya Paket Harga Pendampingan Pendirian LSP=>

BANNER MENTORING PENDIRIAN LSP-3
PAKET PENDAMPINGAN PENDIRIAN LSP
Article By :