DikLat Metodologi Asesor Kompetensi Sertifikasi BNSP Di DJPK Kementrian Keungan RI

Sindahasian.com – Pada hari ini, Senin 29 Oktober 2018 Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementrian Keuangan RI mengadakan Pelatihan Asesor Kompetensi yang diperuntukkan untuk Para Calon Asesor Analisis Keuangan Pusat Daerah (AKPD).

Pelatihan Asesor Kompetensi tersebut terlaksana atas kerjasama dengan GIZ dan Sinda Hasian selaku EO Team Leader dari PT. Catra Indo Group (Kordinator Pelaksana) Diklat. Rencananya Pelaksanaan Pelatihan Asesor Kompetensi ini akan diikuti oleh 65 orang Peserta terpilih dari Pusat 15 Orang dan sisanya 50 Orang merupakan perwakilan dari daerah. Pelatihan Asesor ini dibagi kedalam 3 periode pelaksanaan yaitu Batch Pertama dilaksankaan pada tanggal 29-3 Oktober 2018 dengan TUK Sewaktu di Ruang Bhineka Tunggal Ika, Gedung Radius Prawiro, Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keungan, Jl. Dr. Wahidin – Jakarta . Sedangkan untuk Batch kedua dan Batch ketiga rencananya akan dilaksanakan pada secara bersamaan pada tanggal 12 – 16 November 2018 di Gedung Radius Prawiro, Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan atau yang disingkat DJPK, Kementerian Keungan RI.

Bagi Anda yang ingin mengetahu Jadwal Pelatihan Berbasis Kompetensi dengan Sertifikasi Nasional dari BNSP silahkan Klik Link Berikut ini => www.sertifikasibnsp.com

Pada Pelaksanaan Pelatihan Asesor Kompetensi Batch-1, Acara dibuka oleh Bpk. Sugiyarto selaku Kepala Bagian SDM di DJPK Kementerian Keuangan.  Dalam Sambutan dan Pembukaan Singkatnya, Bapak Sugiyarto menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Pelatihan Sertifikasi Metodologi Asesor Kompetensi ini adalah untuk mempersiapkan dan melatih para calon Asesor Analis Keuangan Pusat Daerah (AKPD) agar mampu dan siap melakukan fungsi serta tugasnya sebagai Asesor yang Kompeten dalam melakukan proses assessment dengan menggunakan Metodologi Assessment yang terstandar dan tepat.

Pelatihan Asesor Kompetensi Sertifikasi BNSP DJPK Kementerian Keuangan
Pelatihan Asesor Kompetensi Sertifikasi BNSP DJPK Kementerian Keuangan

Pelatihan Asesor Kompetensi Batch-1 tersebut memilih menggunakan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKK) sesuai Peraturan Menteri Keungan Republik Indonesia Nomor 50/PMK.05/2018 dengan Skema pilihan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ingin tahu isi dari SKK ini? Silahkan Download “Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 50/PMK.05/2018” berikut ini.

Pelatihan dilaksanakan selama 5, yaitu 4 hari untuk bimbingan materi dan 1 hari untuk Pelaksanaan Uji Sertifikasi.

Materi Pelatihan Asesor Kompetensi Sertifikasi BNSP

SESION 1 PENGANTAR TENTANG BNSP (BADAN NASIONAL SERTIFIKASI PROFESI)

SESION 2 ASESOR

  • 2.1 Pendahuluan
  • 2.2 Hak dan Kewajiban Asesor
  • 2.3 Kompetensi Asesor
  • 2.4 Prosedur menjadi Asesor Kompetensi LSP Lembaga Sertifikasi Profesi
  • 2.5 Kedudukan Asesor dalam sertifikasi
  • 2.6 Sistem UJK Uji Kompetensi di LSP Lembaga Sertifikasi Profesi
  • 2.7 Peran Asesor dan Kandidat
  • 2.8 Kesalahan Umum yang sering dibuat Asesor
  • 2.9 Kode Etik Asesor LSP
  • 2.10 Pelatihan Materi Asesor

SESION 3 STANDAR KOMPETENSI & SKKNI 

  • 3.1 Pendahuluan
  • 3.2 Standar Kompetensi
  • 3.2.1 Jenis-jenis Standar Kompetensi
  • 3.2.2 SKKNI
  • 3.2.3 Bentuk Standar Kompetensi
  • 3.2.4 Ciri-Ciri Pokok Standar Kompetensi (Ringkasan)
  • 3.2.5 Tinjauan Model Dasar Kompetensi
  • 3.3. Pelatihan Materi SKKNI

SESION 4 KONSEP CBT/CBA Competency Based Training

  • 4.1 Pendahuluan
  • 4.2 Tuntutan Industri dan Perubahan Ketrampilan SDM
  • 4.3 Competency Based Training/Assessment (CBT/CBA)
  • 4.4 Asesmen
  • 4.4.1 Bukti – Bukti
  • 4.4.2 Jenis-Jenis Asesmen
  • 4.4.3 Prinsip-Prinsip Asesmen
  • 4.4.4 Aturan Pengumpulan Bukti
  • 4.4.5 Dimensi Kompetensi
  • 4.5 Pelatihan Materi CBT/CBA

SESION 5 PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN ASESMEN (TAAASS401C )

  • 5.1 Pendahuluan
  • 5.2 Units Kompetensi
  • 5.2.1 Menentukan pendekatan asesmen
  • 5.2.2 Mempersiapkan rencana asesmen
  • 5.2.3 Kontekstualisasi dan pengkajian rencana asesmen
  • 5.3 Jenis-jenis metode asesmen
  • 5.4 Pra-Asesmen
  • 5.5. Pelatihan Materi POA (TAAASS401C )

SESION 6 PENGEMBANGAN PERANGKAT ASESMEN (TAAASS403B )

  • 6.1 Pendahuluan
  • 6.2 Unit – Unit Kompetensi
  • 6.2.1 Menentukan Fokus perangkat Asesmen
  • 6.2.2 Menentukan kebutuhan perangkat asesmen
  • 6.2.3 Merancang dan mengembangkan alat asesmen
  • 6.2.4 Meninjau dan menguji alat asesmen
  • 6.3 Pelatihan Materi DAT (TAAASS403B )

SESION 7 MELAKSANAKAN ASESMEN KOMPETENSI (TAAASS402C)

  • 7.1 Pendahuluan
  • 7.2 Unit – Unit Kompetensi – LSP-Lembaga Sertifikasi Profesi
  • 7.2.1 Menciptakan dan memelihara lingkungan asesmen
  • 7.2.2 Mengumpulkan bukti bermutu
  • 7.2.3 Mendukung calon asesi melalui proses asesmen
  • 7.2.4 Membuat keputusan asesmen
  • 7.2.5 Merekam dan melaporkan keputusan asesmen
  • 7.2.6 Mengkaji ulang proses asesmen
  • 7.3 Umpan Balik
  • 7.4 Pelatihan Materi AC (TAAASS402C )
  • Sesion 8. Pra – Real Asesmen

SESION 8 PENYELESAIAN TUGAS DAN PERSIAPAN REAL ASESMEN / UJI SERTIFIKASI ASESOR KOMPETENSI

SESION 9 RA (REAL ASESMEN / PELAKSANAAN UJI SERTIFIKASI ASESOR KOPETENSI)

Baca Juga: Pelaksanaan Pelatihan Asesor Sertifikasi BNSP DJPK Kementerian Keuangan Batch-2 dan Batch-3 Di Sini.

Article By :